Blogger news




SELAMAT DATANG DI METROBOLA.COM

AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

AGEN BOLA PIALA EROPA

PROMO BONUS KREDIT 100%

BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016

PROMO BONUS KREDIT 20%

BANDAR BOLA PIALA EROPA

PROMO BONUS KREDIT 10%

SITUS TARUHAN ONLINE

DAPATKAN CASHBACK MINGGUAN 7,5%

Tampilkan postingan dengan label MotoGP 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MotoGP 1. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Januari 2016

Wags Pembalap Top MotoGP | AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

Wags Pembalap Top MotoGP



BANDAR BOLA - Sosok pesohir dunia termasuk para pembalap MotoGP memang tidak terlepas dari kabar terkait kehidupan pribadi mereka, terutama pendamping mereka. MotoGP musim 2015 sendiri sudh berakhir dengan Jorge Lorenzo sebagai juara.

AGEN BOLA PIALA EROPA


Sebagian dari mereka banyak yang memilih untuk menikmati liburan bersama para keluarga ataupun kekasih mereka masing-masing. Berbicara mengenai wanita, para pembalap top MotoGP juga sehebat saat mereka melaju di lintasan balap. Terbukti dari wanita-wanita yang berhasil mereka jadikan pacar dan istri. Tidak hanya berparaskan cantik, tapi juga seksi sekali. Penasaran? Berikut beberapa pasangan MotoGP terseksi di dunia versi otomotif099.blogspot.com :

AGEN BOLA PIALA EROPA 2016


1. Linda Morselli


Kenalkah Anda Linda Morselli?. Wanita cantik ini adalah kekasih dari pembalap legenda MotoGP, Valentino Rossi. Di arena luar balapan, Valentino Rossi kini juga sering digosipkan akan segera meresmikan hubungan asmaranya dengan Linda Marselli yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir.

Linda berprofesi sebagai seorang model ini juga sering mendampingi Valentino Rossi dengan datang langsung ke lintasan dan melihat pasangannya melaju di atas Motor Yamaha.

BANDAR BOLA PIALA EROPA


2. Elena Morali


Jorge Lorenzo, juara dunia tahun 2015 ini ternyata jatuh hati pada seorang model cantik asal Italia bernama Elena Morali. Dikabarkan Lorenzo dan Morali sudah menjalin hubungan asmara sejak tahun 2012 lalu.

Wanita berumur 25 tahun ini memang terkenal sering menjadi model seksi majalah dewasa ternama Italia. Kemesraan antara Lorenzo dan Morali juga sering tertangkap kamera.

BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016


3. Yvette Amescua


Pembalap senior di kelas MotoGP, Dani Predosa yang juga menyandang gelar pembalap dengan koleksi podium terbanyak di MotoGP ini memang dikenal mempunyai banyak idola wanita kerena wajahnya yang ganteng. Namun, dari banyak fans wanita yang mengidolakan Pedrosa, pembalap asal Spanyol itu memutuskan untuk menjatuhkan hatinya pada seorang model asal Spanyol, Mirelle Amescua.

Sosok wanita yang biasa dipanggil Yvette ini dikabarkan sudah menjalin hubungan asmara bersama Pedrosa sejak tahun 2004 lalu. Modil cantik ini juga sering terlihat menemani Pedrosa di pit-bosna selama gelaran MotoGP 2015.

AGEN BOLA PIALA EROPA


4. Adriana Tuchyna


Juara dunia MotoGP, Casey Stoner sudah masuk dalam deretan pembalap legendaris ajang balap paling bergengsi di dunia ini. Casey Stoner sendiri mempunyai cerita percintaan dengan isrinya, Adirana Tuchyna. Bertemu di lintasan balap, Adriana yang saat ini berprofesi sebagai salah satu umbella girl di GP Australia 2003 dimana Stoner ikut serta didalamnya.

Adriana berjumpa saat hendak meminta tanda tangan Stoner waktu itu. Sesudah pertemuan tersebut, hubungan keduanya semakin dekat dan akhirnya menikah pada tahun 2007 silam. Saat ini Stoner dan Adriana dikaruniai seorang anak perempuan cantik bernama Alessandra Maria Stoner.

Senin, 09 November 2015

Hasil MotoGP Valencia | METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

Hasil MotoGP Valencia



Hasil MotoGP Valencia yang berlangsung pada tadi malam berakhir dengan kemenangan keenam Jorge Lorenzo dalam musim ini. Sedangkan Valentino Rossi yang memulai balapan dari urutan terakhir, dia hanya bisa finish di posisi keempat. Dengan begitu Lorenzo berhasil keluar menjadi pemuncak klasemen MotoGP 2015 dan berhak mendapatkan gelar juara dunia ketiganya.

METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA


Jorge Lorenzo yang memulai balapan sebagai pemegang pole, melaju sebagai yang terdepan sejak awal. Pesaing terdekatnya adalah duo Spanyol, Dani Pedrosa dan Marc Marquez. Sementara Valentino Rossi berjuang keras untuk sedekat mungkin dengan Lorenzo. Start dari urutan terakhir, pembalap Italia itu terus berjuang guna memperpendek selisih. Memasuki lap ketiga, dia berhasil berada di urutan 11, dan dua lap berselang posisi sembilan berhasil di gapai.

Drama lain terjadi pada pembalap asal Italia lain, yakni Andrea Iannone. Pembalap yang dijagikan untuk menyaingi Lorenzo ini harus mengakhiri balapan di lap empat. Rossi yagn tidak mungkin mendapatkan bantuan dari siapapun terus berjuang hingga urutan ketujuh pada lap ketujuh. 

METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA 2016


Seluruh mata tersedot bukan pada Lorenzo yang mengamankan urutan pertama, namun pada kegigihan The Doctor yang bertandung dengan dua bersaudara Espargaro, Pol dan Aleix. Tidak hanya itu, Rossi juga menyalip Andrea Dovizioso yang berada di urutan keempat. Kini Rossi hanya tinggal berhadapan dengan Lorenzo dan duo Honda. Ketiga pembalap asal Spanyol itu tidak mau saling mengalah. Namun di setengah perjalanan, Pedrosa mulai kehilangan daya saing. Sedankan Marquez punya masalah pada ban depannya.

Lap-lap terakhir menjadi sangat menegangkan ketika dua Honda berambisi untuk merebut posisi Lorenzo. Pedrosa terus mengintip celah guna menyalip Lorenzo, namun Lorenzo tidak mau menyerah pada juniornya. Pada akhirnya sang pemenagan tetaplah Jorge Lorenzo yang mengumpulkan 330 poin, sedangkan Rossi hanya 325 poin.

METROBOLA - BANDAR BOLA PIALA EROPA


Pendapat Rossi 

Valentino Rossi mengatakan aksi Marquez sangat memalukan, dimana dia hanya menjadi pengawal Jorge Lorenzo di GP Valencia. Rossi memang finish di posisi keempat karena dia memulai balapan dari urutan terakhir. Tetapi Rossi menyiratkan seharusnya ada perlawan lebih dari Marquez terhadap Lorenzo di barisan depan.



Mimpi Rossi untuk meraih gelar juara dunia tertelan di Grand Prix Valencia pada hari Minggu (8/11/2015). Rossi sudah melaju secepat mungkin dan bahkan dia hanya berada di belakang trio Spanyol, yakni Lorenzo, Pedrosa dan Marquez. Seperti yang disebutkan The Doctor sebelum balapan dimulai, dia tidak mampu memenangi kejuaraan sendiriannya, gelarnya akan ditentukan oleh persaingan di barisan depan.

METROBOLA - BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016


Melihat Marquez yang punya peluang untuk menyalip Lorenzo, namun tidak dilakukan hingga lap terakhir, Rossi percaya konspirasi Spanyol memang benar-benar nyata. Dia mengatakan "Kami sudah melakukan yang terbaik untuk menciptakan kejuaraan yang luar biasa".

Pendapat Marquez

Marc Marquez langsung membantah tuduhan Rossi tentang adanya konspirasi Spanyol di MotoGP 2015. Menurut dirinya, dia dan Pedrosa sama-sama berniat untuk mendahului Lorenzo hingga lap-lap terakhir GP Valencia.

METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA


Valentino Rossi yang gagal meraih La Decima di sesi terakhir, menuding Marquez tidak membalap sepenuh hati. Menurut pembalap Italia itu, Marquez hanya tampil sebagai pengawal Lorenzo untuk mendapatkan 25 angka.



Perkataan Rossi tersebut langsung dibalas oleh Marquez "Saya dan Pedrosa telah menampilkan kemampuan 100%. Kami tahu dengan suhu yang panas, kami akan mengalami masalah di ban depan. Kami mengira suhu saat balapan lebih rendah, namun ternyata justru lima derajat lebih panas daripada kemarin".

METROBOLA - SITUS TARUHAN ONLINE


Marquez mengaku heran dengan Valentino Rossi, "Pada saat di Philip Island, saya telah memberinya lima poin dan Andrea Iannone yang merebut selisih empat poin darinya".

"Apabila saya menjadi pengawal Lorenzo, maka saya akan berjarak lima detik di belakangnya, dan saya tidak akan mengambil risiko membututinya. Jika saya membantu Lorenzo, saya akan memilih 10 detik dibelakangnya saja, dan hal seperti itu mudah. Ada masalah di motor saya, namun saya tidak berpikir Rossi tahu perasaan saya saat membalap".

Sabtu, 07 November 2015

Kabar Rossi Seputar MotoGP Valencia | METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

Kabar Rossi Seputar MotoGP Valencia



Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi kembali membicarakan mengenai persaingan sengitnya dengan Jorge Lorenzo musim ini. Meski telah unggul 7 poin dari Lorenzo, Rossi tetap tidak mau anggap gampang pada Lorenzo.

METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA


Pasalnya, persaingan sengit dengan Lorenzo mengingatkan dirinya antara persaingannya dengan Lorenzo di musim 2009 dan juga Stoner di musim 2008. Rossi sendiri sudah 16 musim di Moto GP tentu mengerti sekali seperti apa persaingan yang sudah dilewatinya.

"Lawan Lorenzo selalu sulit, hal ini karena dia selalu sangat cepat di sesi latihan dan setiap trek. Jadi, jika saya harus bandingkan dengan musim lalu, maka persaingan tahun ini mirip persaingan saya dengan dia pada 2009 lalu dan juga pada Stoner di 2008, ucap Rossi.

METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA 2016


"Saat itu saya harus mengendarai motor secepat mungkin, melawan rival yang sangat kencang dimanapun dan kapanpun. Hanya saja pada tahun 2008 lalu, saya dan Lorenzo memakai motor yang sama sedangkan Stoner memakai motor yang berbeda," lanjut Rossi.

Rossi juga ingat kembali persaingannya di masa yang lebih lama. Dimana pada awal kariernya bersama Honda dan Yamaha, dia sering mendapatkan rival kuat.

METROBOLA - BANDAR BOLA PIALA EROPA


"Jika dibandingkan dengan rival saya yang lebih lama, seperti Max Biaggi dan Sete Gibernau. Saat itu saya lebih cepat dari mereka. Jadi sekarang ini kebalikan dari itu, sehinga persaingan tahun ini lebih sulit", sambung Rossi.

Valentino Rossi akan tetap mengikuti latihan bebas dan sesi kualifikasi MotoGP Valencia yang akan digelar pada hari Minggu, 8 November 2015. Meskipun dia harus mengawali start dari posisi ujung.

METROBOLA - BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016


Pembalap asal Italia itu akan mengawali balapan dari posisi terakhir akibat hukuman yang diterima setelah terlibat insiden dengan Marc Marquez di Sirkuit Sepang Malaysia kemarin.

Namun demikian, The Doctor (Julukan Rossi) mengatakan bahwa dirinya akan mengikuti sesi latihan bebas. Hal tersebut dilakukannya untuk mencari pengaturan motor yang tepat agar nyaman dikendarai saat balapan nanti.

METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA


"Kami akan beruapaya untuk mencoba setingan motor setelah sesi latihan bebas ketiga dan langsung ke kualifikasi. Dari kedua sesi latihan tersebut kita akan melihat apakah ada yang harus dirubah atau tidak", ujar Rossi.

Rider berusia 30 tahun itu mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan dalam hal mencari strategi untuk melawan rival sekaligus rekan setimnya di Movistar Yamaha, yakni Jorge Lorenzo.

METROBOLA - SITUS TARUHAN ONLINE


"Jika Anda berada dalam posisi terbuncit, sangat sulit untuk bisa menyusun strategi. Namun, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah berusaha kompetitif dalam sesi latihan. Anda juga memerlukan kecepatan yang baik", jelas Rossi.

"Terlalu cepat untuk memberikan penilaian saat ini. Karena lomba ini sangat panjang, masih ada 30 putaran", tutup Rossi.

Selasa, 03 November 2015

Pihak Marc Marquez Tidak Puas Dengan Hukuman Yang Diterima Rossi | METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

Pihak Marc Marquez Tidak Puas Dengan Hukuman Yang Diterima Rossi



Perdebatan tentang insiden Valentino Rossi dengan Marc Marquez di MotoGP Sepang Malaysia terus berlanjut. Honda berada di posisi Marquez, dimana mereka mengaku memiliki bukti-bukti yang menunjukkan jika Rossi sengaja menendang pembalapnya itu (Marquez).

METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA


Seperti yang sudah kita ketahui, Marquez terjatuh saat sedang berduel sengit dengan Rossi di lap ketujuh MotoGP Malaysia. Tayangan ulang di Televisi memperlihatkan adanya gerakan menendang dari The Doctor.

Dari insiden itu, Rossi harus pasrah terkena hukuman pengurangan 3 poin. Dan otomatis Rossi harus memulai seri MotoGP Valencia pada posisi terakhir. Race Director sendiri menjatuhkan hukuman dengan alasan bahwa pembalap asal Italia tersebut secara sengaja menganggu jalur Marquez dan membuatnya terjatuh.

METROBOLA - AGEN BOLA PIALA EROPA 2016


Akibat dari hukuman tersebut, kesempatan Rossi untuk menjadi juara dunia semakin menipis. Dimana saat ini Rossi hanya unggul 7 poin dari rekan setimnya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo.

Insiden ini berbuntut panjang. Rossi menganggap bahwa Marquez menyimpan dendam terhadapnya, sehingga berusaha menganggunya meski sudah tidak punya peluang menjadi juara lagi. Para fans The Doctor pun ramai-ramai memberikan kritik kepada Marquez.

METROBOLA - BANDAR BOLA PIALA EROPA


Tidak mau pembalapnya terus-terusan mendapatkan kritikan, wakil presiden Honda Racing Corporation Shuhei Nakamoto melakukan pembelaan. Dia meyakinkan bahwa dia mempunyai bukti-bukti yang memperlihatkan jika Rossi secara sengaja menendang motor Marquez.

"Jelas bahwa Rossi sengaja membuat Marquez ke arah luar trek, yang melanggar aturan, karena itulah Marquez tidak punya pilihan lain selain melebar. Data dari motor marquez memperlihatkan bila meskipun dia mencoba untuk menghindar dari kontak dengan Rossi, tuas rem depan tiba-tiba saja menerima dampak yang mengunci ban depan, yang mana itu yang menjadi alasan dia terjatuh", kata Nakamoto.

METROBOLA - BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016


"Kami yakin tekanan ini karena hasil dari tendangan Rossi. Akuisisi data dari motor Marquez tersedir jika sseorang dari Dorna, FIM, atau media ingin mengeceknya," lanjut Nakamoto.

"Saya sudah lama mengenal Marquez, dia pria yang baik denga nilai-nilai yang kuat dan jujur. Marquez hanya berusaha untuk mempertahankan posisinya, setiap rider tentu akan melakukan hal itu. Kami 100 persen percaya kepada Marquez", ujar Nakamoto.

METROBOLA - SITUS TARUHAN ONLINE


Nampaknya Honda tidak puas dengan hukuman yang didapat oleh Rossi sekarang. Mereka menganggap bahwa Rossi seharusnya didiskualifikasi begitu terjadi insiden dengan Marquez. Race Director tidak perlu menunggu hingga balapan usai untuk mengambil keputusan.

"Kami sangat menghargai keputusan Race Director dan tidak ingin memberikan penilaian apakah hukuman yang diberikan mereka benar atau salah. Namun, kami percaya ada cukup bukti untuk memungkinkan mereka mengambil keputusan saat balapan, tidak perlu menunggu hingga balapan selesai," tutup Nakamoto.

Kamis, 29 Oktober 2015

Insiden Valentino Rossi - Marc Marquez, Siapa Yang Salah? | METROBOLA-AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

Insiden Valentino Rossi - Marc Marquez, Siapa Yang Salah?


Akibat Insiden antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di Sirkuit Sepang, Malaysia membuat persahabatan mereka berdua berakhir. Di musim ini sendiri, hubungan Rossi dan Marquez memang tidak stabil menyusul sejumlah insiden di beberapa sirkuit.

METROBOLA-AGEN BOLA PIALA EROPA


Puncaknya adalah saat insiden dimana Rossi dianggap Pengawas Balapan MotoGP Malaysia sengaja melakukan gerakan yang akhirnya membuat Marquez keluar trek di lap ketujuh. Marquez sendiri mengaku jika motornya ditendang Rossi hingga dia terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Namun Rossi membantahnya.

Padahal kedua pembalap ini pada awalnya memiliki hubungan baik, terlebih lagi Marquez yang merupakan penggemar berat The Doctor. Namun, Marquez yang membela Repsol Hondadan Rossi yang membela Yamaha membuat persaingan tidak terhindarkan.

METROBOLA-AGEN BOLA PIALA EROPA 2016


Saat Marquez memutuskan untuk ikut ajang MotoGP, Rossi pun mendukung penuh keputusan dari Marquez tersebut. Bila mengingat kembali masa lalu, ketika Marquez masih berusia 15 tahun dan meminta foto bersama Rossi di MotoGP Spanyol 2008.

Saat itu Rossi baru saja memenangi gelar ketujuhnya di semua kelas. Marquez begitu kagum dengan idolanya tersebut. Kemudian pada dua tahun yang lalu dimana saat Marquez memenangi balapan ketiganya di ajang MotoGP, dia terus disebut-sebut sebagai penerus Rossi.

METROBOLA-BANDAR BOLA PIALA EROPA


"Ketika mereka mengatakan saya adalah penerus Rossi, saya sangat senang. Saya masih menyimpan poster Rossi di kamar saya," kata Marquez.



Kekaguman Marquez atas Rossi memang tidak terbantahkan, namun diam-diam Marquez menyimpan keinginan untuk bisa melewati torehan rider yang dijuluki The Doctor. Marquez menganggap bahwa dia memiliki kesempatan memecahkan rekor juara dunia Rossi, mengingat dirinya masih berusia 22 tahun dan telah mengoleksi dua gelar juara dunia MotoGP.

METROBOLA-BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016


Dengan pengurangan tiga poin Rossi, langkah Jorge Lorenzo untuk menjadi juara dunia kian terbuka lebar. Karena saat ini dia hanya tertinggal tujuh poin dari rekannya sesama Yamahanya tersebut. Sebaliknya bagi Rossi ini adalah sebuah bencana, karena peluang untuk merebut gelar juara dunia semakin kecil.

Rossi mengaku tidak bersalah dalam kejadian itu. Namun, di sisi lain Marquez dengan tegas mengatakan bahwa Rossi dengan sengaja menjatuhkannya. Keduanya juga memiliki versi pendapat yang berbeda. Berikut rinciannya :

METROBOLA-AGEN JUDI BOLA


Versi Valentino Rossi

"Saya tidak ada niat untuk membuat Marquez terjtuh dan saya juga sama sekali tidak menendang motornya," ujar Rossi.

"Jika Anda melihat pada gambar, seperti yang saya lakukan di Race Direction, foto demi foto dan Anda melihat dari helikopter. Helikopter adalah tempat di mana Anda dapat melihatnya dengan jelas dari sudut yang terlihat sepertinya saya telah menendangnya," kata rider asal Italia itu.

METROBOLA-BANDAR BOLA


Meski begitu, Rossi tidak membantah bila dia memang sengaja menghambat laju Marquez. Dia hanya ingin Marquez melebar sehingga dia tidak punya penghalang untuk menempel Lorenzo. Rossi mengatakan jika dia tidak ingin mengulang insiden di seri sebelumnya, dimana Marquez juga berusaha memperlambat laju motornya demi memberikan kesempatan agi Lorenzo untuk melaju sembari menghalangi Rossi mendekat.

"Jika saya ingin menendangnya, saya bisa lakukan itu 20-30 meter sebelumnya sebab saat itu kami sudah sangat dekat. Lagi pula, walaupun Anda menendang pembalap MotoGP, dia tidak akan terjatuh karena motornya sangat berat, punya banyak grip. Dia baru saja menyentuh saya dengan setangnya, dan itulah yang menyebabkan dia terjatuh. Saya sangat kecewa dengan hukuman pengurangan tiga poin itu," tutup Rossi.

METROBOLA-JUDI BOLA ONLINE


Versi Marc Marquez

"Saat Rossi menyalip saya untuk pertama kalinya, saya mencoba untuk mengikutinya. Lalu saya melihat kecepatan motor saya ternyata lebih cepat dari dia. Kemudian, saya mencoba untuk menyalipnya dan mencoba membuat jarak dengan Rossi," beber Marquez.

"Anda dapat melihat aksi curangnya dengan mudah di televisi. Saat itu saya mendengar suara motornya datang dan saya sedikit mengerem. Dia malah mengambil jalur lurus dan Rossi melihat saya hingga dua kali. Kemudian saya berpikir apa yang terjadi dan harus saya lakukan", lanjut Marquez.

METROBOLA-SITUS TARUHAN ONLINE


"Saya tidak pernah berpikir dia akan mengarahkan kakinya dan mendorong setang motor dan rem saya. Setelah itu, saya kehilangan kendali dan ketika saya sudah di aspal, dia masih melihat ke arah saya lagi. Saya pikir, dia kehilangan kontrol", tutup Marquez.


Selasa, 27 Oktober 2015

Seputar Insiden Rossi-Marquez di GP Sepang | METROBOLA-AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

Seputar Insiden Rossi-Marquez di GP Sepang



Valentino Rossi merupakan magnet kuat MotoGP dalam lebih dari satu dekade terakhir ini. Tidak heran jika dirinya memiliki banyak penggemar di berbagai penjuru dunia. Begitu Valentino Rossi dianggap mendapat perlakuan yang tidak adil, maka muncuk petisi untuk mencabut sanksi penalti terhadap pembalap asal Italia tersebut sebagai upaya mengembalikan integritas MotoGp.

METROBOLA-AGEN BOLA PIALA EROPA


Valentino tersebut harus mendapatkan sanksi hukuman 3 poin dan harus memulai start dari posisi paling belakang di balapan GP Valencia 8 November 2015 mendatang. Hal tersebut terjadi setelah Valentino Rossi melakukan aksi kontak fisik terhadap Marc Marquez di GP Sepang kemarin. Dimana Valentino Rossi menendang motor Marc Marquez hingga terjatuh.

METROBOLA-AGEN BOLA PIALA EROPA 2016


Hukuman yang diberikan terhadap Valentino Rossi di nilai terlalu kejam, hal ini dikarenakan sebelum insiden itu Marc Marquez terlihat begitu agresif menyerang The Doctor dengan beberapa manuver berbahaya di setiap tikungan.

METROBOLA-BANDAR BOLA PIALA EROPA


Para pembuat petisi juga mengatakan bila Race Director beralasan jika tidak ada peraturan yang dilanggar oleh Marc Marquez, sehingga tidak ada hukuman yang diterima oleh pembalap asal Spanyol tersebut. Para pembuat petisi juga memberikan contoh tegas "Apakah bila tidak ada aturan yang melarang seorang pembalap menembak pembalap lainnya dengan senjata?, maka mungkinkah kalian membolehkan hal itu terjadi karena aksi itu tidak melarang satupun peraturan yang berlaku?

METROBOLA-BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016


Karena itulah, para pembuat petisi berharap hukuman yang diterima Valentino Rossi dapat dicabut dan hal itu juga merupakan sebuah langkah untuk mengembalikan integritas dunia balap MotoGP. Mereka menginginkan The Docotr mendapatkan perlakuan yang adil agar bisa bersaing dalam memperebutkan titel juara dunia.

METROBOLA-AGEN JUDI BOLA


Marc Marquez masih kesal terhadap aksi Valentino Rossi yang menedang motornya. Akibat kejadian di lap ketujuh tersebut, Marc Marquez terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Valentino Rossi dan Marc Marquez memang terlibat persaingan yang sengit di lintasan Sirkuit Sepang, keduanya saling menyalip. Dalam cuplikan tayangan ulang, terlihat kaki Valentino Rossi menyentuh motor Marc Marquez. 


Komentar Marc Marquez



"Anda dapat melihat aksi jurangnya dengan mudah melalui televisi. Saat itu, saya mendengar suara motornya datang dan saya melakukan pengereman. Dia malah mengambil jalur lurus dan Rossi melihat saya hingga dua kali. Kemudian saya berpikir apa yang terjadi dan apa yang harus saya lakukan", ungkap rider asal Spanyol tersebut yang dijuluki The Baby Alien.

METROBOLA-JUDI BOLA ONLINE


"Saya tidak pernah berpikir dia akan mengarahkan kakinya dan menendang motor saya. Setelah itu saya menjadi kehulangan kendai dan ketika saya sudah di aspal, dia masih melihat ke arah saya lagi. Saya pun berpikir jika dia kehilangan kontrol," lanjut Marc Marquez.

METROBOLA-AGEN BOLA TERPERCAYA


Komentar Valentino Rossi



"Bila Anda melihat dari helikopter dalam gerak lambat, itu akan sangat jelas bahwa saya melebar. Saya tidak katakan saya mengambil tikungan secara normal. Saya hanya ingin mendekati dia (Marc Marquez), melambat dan membuatnya kehilangan waktu. Sebab, hanya itu yang bisa saya lakukan, karena setiap kali saya mengerm, dia berusaha melewati saya, melambat di tikungan. Bagi saya dia tidak menarik gas", ucap The Doctor.

METROBOLA-AGEN BOLA PIALA EROPA


"Menurut saya, Marc Marquez menyimpan dendam terhadap saya sejak balapan di Argentina. Dia menganggap bahwa saya dengan sengaja menjatuhkannya. Kemudian dendamnya bertambah saat di Assen. Marc Marquez mengerem terlalu keras dan membuat saya keluar dari jalur. Karena hal itulah dia menjadi marah kepada saya", lanjut Valentino Rossi.

METROBOLA-SITUS TARUHAN ONLINE


"Saya pikir ini hukuman yang terlalu berat. Saya sangat kecewa dengan kehilangan tiga poin penting ini. Marc Marquez telah membuat peluang saya menjadi juara dunia menipis. Sebab saya harus memulai start balapan dari posisi terakhir di GP Valencia, dan itu sangat mustahil. Saya berpikir, jika Marquez akan sangat senang dengan masalah ini", tutup Valentino Rossi.

Jumat, 16 Oktober 2015

Daftar Pembalap Terbaik Sepanjang Masa | AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

Daftar Pembalap Terbaik Sepanjang Masa



Balapan motor, kebut-kebutan dan memacu kendaraan secepat kilat memang mengundang suatu keseruan tersendiri bagi penggemar olahraga pemicu adrenalin ini. Juara Dunia MotoGP tahun 1993, Kevin Schwantz baru-baru ini menyebutkan 8 daftar nama pembalap MotoGP terbaik sepanjang masa menurut dirinya.

AGEN BOLA PIALA EROPA


Kevin Schawantz juga berpendapat bahwa pembalap Movistar Yamaha MotoGP yang berhasil meraih sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi berada di puncak daftarnya. Siapa yang tidak kenal dengar Valentino Rossi, para penggila balap MotoGP pasti sudah mengenal pembalap yang satu ini. Menurut Kevin Schawantz, The Doctor (julukan Valentino Rossi) bisa menjadi pembalap terbaik sepanjang masa dalam MotoGp usai pensiun nanti. Berikut 8 nama pembalap terbaik sepanjang masa menurut Kevin Schawantz :

1. Valentino Rossi


Posisi pertama pembalap terbaik sepanjang masa ditempati oleh Valentino Rossi. Siapa yang bisa menyamai keterampilan The Doctor menjado pembalap motor terbaik sepanjang masa?, Sepertinya tidak ada pembalap lain yang akan bisa memecahkan rekornya menang lebih dari sembilan kejuaraan dunia. Sejak naik pada kelompok 125cc dengan Aprilia RS125 pada tahun 1997 dan 2009, The Doctor telah memenangkan gelar kesembilan menggunakan Yamaha YZR-M1 untuk Fiat Yamaha.

AGEN BOLA PIALA EROPA 2016


2. Michael Doohan


Posisi kedua ditempati oleh pembalap asal Australia, Michael Doohan. Doohan telah mencatat gelar Juara Dunia MotoGP 500cc sebanyak lima  kali secara berturut-turut, yakni pada tahun 1994, 1995, 1996, 1997 dan 1998. Karier Doohan harus terhenti pada tahun 1999 karena mengalami kecelakaan dahsyat di Sirkuit Jerez, Spanyol. Meskipun Doohan tidak bisa mengikuti balapan lagi, Doohan tetap berkecimpung  di dunia balap. Doohan beserta mantan mekaniknya membentuk tim untuk menangani pembalap baru MotoGp kelas 500 cc yaitu Valentino Rossi.

3. Jorge Lorenzo


Jorge Lorenzo menempati peringkat ketiga pembalap terbaik sepanjang masa versi Kevib Schawantz. Jorge Lorenzo telah mencapai keinginannya sebagai seorang pembalap profesional ketika dia menjadi Juara Dunia 250cc pada tahun 2006 dan 2007 dengan mengendarai Aprilia RSW 25. Tiga tahun berselang yakni pada tahun 2010, Lorenzo kembali menjadi Juara Dunia MotoGP berkat Yamaha YZR-M1.

BANDAR BOLA PIALA EROPA


4. Wayne Rainey


Wayne Rainey merupakan seorang legenda MotoGP yang lahir pada tanggal 23 Oktober 1960 di California, Amerika Serikat. Rainey telah meraih gelar Juara Dunia MotoGP 500cc sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 1990, 1991 dan 1992. Rainey merupakan pembalap asal Amerika kedua yang berhasil meraih gelar Juara Dunia MotoGP secara berturut-turut bersama Yamaha. Namun sayangnya, kecelakaan hebat yang terjadi di sirkuit Misano pada tahun 1993 menyebabkan Rainey lumpuh dan karier di dunia balap MotoGP harus berhenti.

5. Marco Simoncelli


Marco Simoncelli yang meninggal pada tanggal 23 Oktober 2011 silam karena kecelakaan di Grand Prix Malaysia di Sepang Internasional Circuit. Namun, Kevin Schawantz menganggap Marco Simoncelli sebagai salah satu pembalap yang terbaik di kelompoknya yang berlaga di Kejuaraan Balap Dunia selama 10 tahun dari tahun 2002 sampai saat dia meninggal. Salah satu prestasi terbaiknya adalah ketika dia memenangkan tempat pertama di bawah 250cc dengan RSA Gilera 250.

BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016


6. Casey Stoner


Casey Stoner adalah pembalap kelahiran Australia yang lahir pada tahun 1985. Stoner telah melakukan begitu banyak dalam memenangkan Juara Dunia MotoGP tahun 2007 dan kedua kejuaraan dunianya pada tahun 2011.

7. Dani Pedrosa


Dani Pedrosa lahir pada tanggal 29 September 1985, terbilang terlalu kecil untuk ukuran tubuhnya, hanya berdoro di 5 kaki, 2 inci dan berat hanya £ 112,4. Dani Pedrosa berhasil meraih Juara Dunia MotoGP dalam Grand Prix 250cc, bahkan menjadi pembalap termuda yang pernah memenangkan gelar bergengsi tersebut. Tidak hanya itu saja, Dani Pedrosa bahkan menjadi juara dunia selama dua tahun berturut-turut yakni pada tahun 2004 dan 2005, mengendarai Hondo RSW250.

SITUS TARUHAN ONLINE


8. John Surtess


John Surtess lahir pada tanggal 11 Febuari 1934 di Tatasfield, Surrey, Inggris. John Surtess adalah seorang pembalap MotoGp dan Formula1. Surtess tercatat sebagai pembalap pertama dan menjadi satu-satunya yang pernah menjuarai dua ajang balapan yang berbeda sampai saat ini.

Pada ajang MotoGP, Surtess berhasil menjuarai MotoGP 500cc pada tahun 1956, 1958, 1959 dan 1960. Surtess mencatat 11 kemenangan beruntun antara tahun 1958 di GP Irlandia sampai tahun 1958 di Tourist Trophy. Sementara di ajang Formula 1, Surtess mampu menjadi juara dunia pada tahun 1964.

Jumat, 09 Oktober 2015

Deretan Motor Yamaha Valentino Rossi dari Masa ke Masa | AGEN BOLA PIALA EROPA 2016

Deretan Motor Yamaha Valentino Rossi dari Masa ke Masa


The Doctor

Valentino Rossi berpeluang besar untuk merebut gelar juara MotoGP 2015. Julukan tua-tua keladi, makin tua makin jadi sepertinya cocok ditujukan buat rider yang sekarang berusia 36 tahun tersebut. Tentu, keberhasilan Rossi ini tidak sendiri. Sukses The Doctor dibantu performa gahar si Kuda Besi, YZR - M1.

AGEN BOLA PIALA EROPA


Musim ini bersama YZR - M1, Rossi berhasil merebut 4 podium pertama yang membuat rider asal Italia itu kini bertengger di peringkat teratas kalsemen pembalap. Selama 2 Periode memperkuat Tim Garputala, Rossi selalu berhasil merebut gelar juara dunia. Bahkan, di periode pertama bersama Yamaha tahun 2005, Rossi langsung merebut gelar juara. Sejak saat itu, campur tangan Rossi membuat motor semakin buas tidak dapat dipisahkan.

AGEN BOLA PIALA EROPA 2016


YZR-M1 pengembangan dari motor YZR 500 yang memasuki masa pensiun sehabis bertugas selama 29 tahun di arena balap MotoGP. Perubahan yang paling mencolok terdapat pada volume silinder mesin dari 500cc ke 1000cc serta diikuti dengan perubahan langkah dapur pacu dari 2 tak menjadi 4 tak mengikuti regulasi baru MotoGP.

BANDAR BOLA PIALA EROPA 


YZR-M1 terus mengalami perubahan selama lebih dari dekade. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2002, Yamaha YZR-M1 sudah mengantarkan dua pembalap berbeda, yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo tampil sebagai juara di kelas para Raja. YZR-M1 telah mengalami beberapa evolusi, penasaran dengan perubahan YZR-M1 dari masa ke masa? berikut ulasannya.

BANDAR BOLA PIALA EROPA 2016


1. Generasi Pertama

YZR-M1 Generasi Pertama

YZR-M1 generasi pertama dikeluarkan pada tahun 2002. Pada saat itu YZR-M1 masih memakai sasis dari Yamaha YZR 500. Insinyur Yamaha menamai program ini "Mission One". Fokus pengerjaan terletak pada pengembangan mesin 4 langkah.

Selain fokus pada mesin, Yamaha membuat mesin menggunakan sistem manajemen elektronik untuk membantu pembalap ketika melakukan pengereman. Pada masa ini, Yamaha juga mengganti sistem injeksi pada motor balap mereka dengan menggunakan idle control system.

Carlos Checa dan Max Biaggi menjadi rider pabrikan Yamaha. Pada musim MotoGP 2002, Max Biaggi berhasil merebut 2 juara. Tapi pada akhir musim, Yamaha harus mengakui keunggulan Honda di klasemen konstruktur. Tim Garputala harus rela menempati posisi runer-up. Tapi pada musim berikutnya, semua pembalap Yamaha yang memperkuat tim pabrikan atau satelit gagal juara.

SITUS TARUHAN ONLINE


2. Generasi Kedua

YZR-M1 Generasi Kedua

Keberhasilan Yamaha merebut Valentino Rossi daru Honda menjadi tonggak bersejarah bagi YZR-M1. Rossi datang ke Yamaha pada musim 2004, Rossi turut serta membawa gerbong dari Honda, termasuk Jeremy Burgess, kepala mekanik. Perubahan besar YZR-M1 terjadi pada generasi ini. Rossi langsung tahu cara menjinakkan YZR-M1.

Duet Valentino Rossi dan Burgess membuat YZR-M1 lebih mudah dikendari dan mempu melaju kencang. Aroma kental Honda mulai dirasakan sejumlah pengamat, Rossi dicap menjiplak RC211V milik Honda di Yamah. Terlepas dari fakta publik, kenyataanya Rossi bisa membuat Yamah menjadi Kuda Besi tangguh di kelas utama.

Perubahan penempatan mesin diubah agar bisa memberikan kemudahan dalam mengendalikan motor saat di tikungan. Generasi kedua YZR-M1 menunjukkan perubahan ke arah yang baik. Rossi mampu menjadi juara dunia di musim perdananya bersama Yamaha. Pada musim 2005, Yamaha pun tampil sebagai juara dunia lagi. Bisa dibilang ini menjadi masa keemasan Yamaha.

AGEN JUDI BOLA


3. Generasi Ketiga

YZR-M1 Generasi Ketiga

Pengurangan kapasitas motor di musim 2008 dari 900cc ke 800cc membuat Yamaha kembali harus membuat perubahan motor dari awal. Regulasi ini adalah permintaan dari federasi balap roda dua dunia, FIM yang menilai kecepatan pada motoGP semakin meningkat tajam, sampai menyentuh 340km/jam. Motor ini telah dikembangkan dari tahun 2006.

Rossi dan Burgess membuat YZR-M1 800cc menjadi lebih bisa dikendalikan dengan mudah. Hal ini membuat Rossi bisa melibas tikungan dengan cepat tanpa takut terjatuh. Sayangnya, Rossi gagal menjadi juara dunia. Casey Stoner yang mengendarai Ducati tampil sebagai Raja balap Moto Grand Prix 2007.

SITUS TARUHAN ONLINE


4. Generasi Keempat

Generasi Keempat

YZR-M1 2008 dianggap sebagai generasi terbaik motor Yamaha. Rossi sukses tampil sebagai juara dunia 2008 dengan sedikit pengembangan. YZR-M1 generasi keempat ini ikur mengorbitkan Jorge Lorenzo yang tampil mengikuti rookie of The Year pada tahun tersebut. Bersama dengan motor YZR-M1 generasi kelima, Jorge Lorenzo sukses merebut gelar juara dunia pada tahun 2010 dan 2012.

Sejak saat itu, generasi kelima YZR-M1 tidak banyak mengalami perubahan, bahkan pada tahun 2009 Valentino Rossi meninggalkan Yamaha untuk memperkuat Ducati. Sayangnya, prestasi The Doctor bersama tim Ducati justru jalan di tempat. Pada tahun 2013, Valentino Rossi kembali memperkuat Yamaha.

Jumat, 25 September 2015

LORENZO SIAP MENYAINGI ROSSI | JUDI POKER ONLINE TERPERCAYA

LORENZO SIAP MENYAINGI ROSSI


Lorenzo And Rossi

AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berjuang keras demi menyaingi rekan setimnya, yakni Valentino Rossi menjadi juara dunia MotoGP musim 2015. Pada lima balapan terakhir musim ini, akan menjadi usaha terakhir Lorenzo untuk mencatatkan diri sebagai juara dunia ketiga kalinya.

BANDAR POKER ONLINE TERPERCAYA

Dalam papan klasemen sementara, pembalap yang dijuluki X-Fuera itu telah mengantongi 224 poin, terpaut 23 poin dari The Doctor yang berada di puncak klasemen. Kesempatan untuk melewati poin Rossi di GP San Marino pekan lalu tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, dikarenakan Lorenzo tidak bisa menyelesaikan balapannya.

Lorenzo


AGEN QQ ONLINE TERPERCAYA

Minggu, 27 September 2015, Serie GP Aragon, pembalap berusia 28 tahun itu merasa optimis dengan bertanding di tanah kelahirannya. Pada musim lalu Lorenzo berhasil menjadi yang pertama di Sirkuit Aragon.

AGEN BLACKJACK ONLINE TERPERCAYA

"Mulai sekarang ini kami harus berjuang keras untuk meraih gelar juara, karena hal itu akan sangat sengit. Tetapi saya percaya dengan kekuatan pada diri saya bersama tim. Kami harus berjuang hingga kahir dan bertarung di setiap balapan untuk bisa mengungguli poin ROssi," ucap Lorenzzo.

Rossi

AGEN CEME ONLINE TERPERCAYA

"Valentino merupakan salah satu pembalap terbaik, dia berhasil mendapatkan poin penting dalam beberapa balapan. Tapi saya sangat percaya diri bahwa kami bisa berkembang di lima balapan terakhir, jadi kami siap untuk bertarung," terang Lorenzo.